Keren! Cowok Ini Ajak 67 Gurunya ke Luar Negeri

Wah ini patut dicontoh nih. Dari pada kita denger kisah dan berita soal murid yang kurang ajar sama gurunya ataupun orangtua yang laporin guru ke polisi karena enggak terima anaknya dihukum. Miris sih, soalnya mau seburuk apapun guru itu, pasti dia punya niat baik dan punya jasa besar dalam kehidupan lo.

Kisah seorang murid sukses asal Pekalongan, Jawa tengah yang mengajak guru SD, SMP dan SMA-nya piknik keluar negeri ini pasti bakalan menginspirasi lo buat menghargai dan menghormati guru-guru.

Jadi, ada seorang murid sukses bernama Fredy Chandra yang merupakan seorang pengusaha kabel fiber optik bawah laut. Nah, dia menggratiskan perjalanan 67 gurunya ke Malaysia dan Singapura!

Kisah itu diceritain sama salah satu guru Fredy di SMA Negeri 1 Pekalongan yang bernama Sulikin di blog pribadinya dengan judul ‘Muridku Gila’. Sulikin bercerita, Fredy yang merupakan alumni tahun 1993 datang ke sekolahnya dulu dan menemui beberapa orang guru yang mengajarnya dulu.

Awalnya Fredy kangen-kangenan gitu dulu lah sama gurunya. Namun, tiba-tiba Fredy bilang ke semua guru kalo dia pengen ngajak mereka jalan-jalan ke luar negeri.

Sulikin dalam hati menganggap kalo Fredy ini sedang ngelindur soalnya bayangin aja bro, enggak ada angin enggak ada hujan tiba-tiba Fredy nawarin semua guru jalan-jalan ke luar negeri.

Terus, Fredi ngeyakinin semua gurunya itu kalo keinginan dia mengajak ke luar negeri emang udah jadi keinginannya saat masa sekolah dulu. Dia dulu emang berjanji kalo udah sukses mau ngajak semua gurunya jalan-jalan ke luar negeri.

Yaudah deh, tiga bulan setelah pertemuan itu, Sulikin dan rombongan guru yang berjumlah kurang lebih 67 orang diberangkatkan ke Kuala Lumpur, Genting Island dan Singapura dengan fasilitas kelas satu.

Sulikin dan rekan guru lainnya mungkin enggak akan lagi mendapat murid yang seperti Fredy ini. Hanya doa dan ucapan terima kasih yang bisa mereka ucapkan. Mereka mendapat buah dari ilmu yang mereka bagikan.

Sebelum Upload Cover Lagu ke Youtube, Baca Ini Dulu!

Lo tau Is kan? itu loh vokalis Payung Teduh. Jadi baru ini doi curhat nih di Instagram. Lewat video 1 menitnya, Is curhat soal kecurangan pihak tertentu yang meng-cover lagu Akad dan dijual lagi di iTunes, Spotify, dan lain-lain tanpa izin darinya.

Sebelum Upload Cover Lagu ke Youtube, Baca Ini Dulu!

Nah, kalo lo pengen punya cover lagu terus di-upload ke YouTube ya sebenernya sah-sah aja. Tapi bro, ada beberapa hal yang harus lo pahami. Coba deh simak ulasannya di bawah ini.

 

Jangan Ubah Lirik

Jangan pernah ubah lirik lagu aslinya. Walaupun lagu itu buat salah satu gender, lo harus tetap nyanyikannya dengan apada adanya. Kalo lagu aslinya ditujukan buat “he”, ya jangan diubah jadi “she”. Lo harus sadar diri kalo lo itu cuma meng-cover lagu orang. Pendengar aslinya juga pengen lirik asli yang dinyanyiin, bukan lirik yang lo ubah itu.

 

Boleh Di-monetize, Tapi Ada Syaratnya

Lo boleh kok jual atau monetize cover lagu yang lo upload di YouTube. Tapi inget nih, harus ada lisensi atas hak mekanikal (mechanical rights). Itu adalah hak buat menggandakan, mereproduksi (termasuk mengaransemen ulang) dan merekam sebuah komposisi musik/lagu pada CD, kaset rekaman dan media rekam lainnya.

Selain itu, ada juga Hak Mengumumkan (performing rights), yaitu hak buat mengumumkan sebuah lagu/komposisi musik, termasuk menyanyikan, memainkan, baik berupa rekaman atau dipertunjukkan secara live (langsung), melalui radio dan televisi, termasuk melalui media lain seperti internet, konser live dan layanan-layanan musik terprogram.

Nah, royalti atas mechanical rights tadi, wajib lo bayar ke perwakilan komposer atau pencipta lagunya. Sederhananya sih sistem bagi hasil antara lo dengan pihak management band yang lagunya dicover.

 

Pendengar Lebih Suka Lagu Original Lo

Contohnya lo cover lagu Payung Teduh – Akad. terus band lo perform di acara musik dan main lagu itu, direkam masukin YouTube. Saat di tonton, ada banyak komen positif dan hasil cover band lo banyak yang suka. Terus, ada band yang lain lagi ikut-ikutan cover lagu Akad tapi pake style cover band lo.

Yaudah, lo cuma bagus dapat meng-cover aja. Tapi saran gue jangan sering-sering, yang ori bakal lebih ditunggu banyak orang loh bro.

 

Bikin cover versi lain

Lo pernah enggak kepikirian buat versi akustik dari sebuah lagu? Kalau mau iseng, ya coba aja search dulu satu lagu dengan versi akustik. Pasti banyak banget deh. Nah, kalo bisa lo bikin cover yang beda dari yang lain.