Ternyata Ini Sosok Asli Pemeran Pennywise

Emang sih bro kalo ngeliat sosok Pennywise dalam film IT Chapter One pasti bakal buat bulu kuduk merinding. Selain tampangnya yang serem, aksi freak-nya dia pasti buat lo makin takut.

Nah, tapi lo tau enggak kalo pemeran Pennywise dalam remake IT terbaru di 2017 ini adalah seorang aktor asal Swedia bernama Bill Skarsgård? pasti ada beberapa diantara lo yang belum tahu.

Jadi, cowok berusia 27 tahun ini memulai karir aktingnya sejak tahun 2000 lalu. Waktu itu usianya masih sekitar 10 tahun. Pemeran Matthew dalam film The Divergent Series: Allegiant ini memiliki darah akting turunan dari sang bokap, aktor kawakan Stellan Skarsgård.

Ternyata Ini Sosok Asli Pemeran Pennywise

Doi emang terkenal nih dan udah puluhan kali main di film box office Hollywood. Salah satu peran yang paling terkenal ialah saat menjadi Dr. Erik Selvig di film-film besutan Marvel.

Sekarang udah hampir 18 tahun Bill berkarir di dunia perfilman. Doi dipastikan bakal tampil lagi di film lanjutan IT Chapter Two, dan beberapa film lainnya. Ya iyalah soalnya aktingnya saat memerankan Pennywise itu keren banget.

Tapi, jangan takut ya sama Bill. Wajah aslinya enggak seseram Pennywise kok bro. Lo bisa liat sendirikan, bahkan lo malah bisa contoh gaya-gayanya yang keren-keren itu.

Mengenang Sekali Lagi Chester Bennington

Hampir 3 bulan berlalu, tapi rasa duka seperti masih terasa atas meninggalnya Chester Bennington. Masih banyak fans yang masih terharu mengingat Chester.

Dan, bukan cuma fans, istri Chester, Tilda Bennington seperti masih belum move on dari rasa dukanya. Hal itu diperlihatkan saat Tilda memposting video sang suami di akun social media Twitter.

Mengenang Sekali Lagi Chester Bennington

Dalam video tersebut, nampak Chester tengah bermain dengan anaknya.Tilda pun memberikan keterangan bahwa nggak ada rasa depresi dari wajah Chester.

“This is what depression looked like to us just 36 hrs b4 his death. He loved us SO much & we loved him#fuckdepression#MakeChesterProud,” kicau Tilda dalam video tersebut.

Chester memang dikabarkan depresi hingga memutuskan untuk gantung diri pada 20 Juli lalu. Keputusan gantung diri itu pun sempat menuai banyak kontroversi.

Di sisi lain Linkin Park pun sepertinya menyiapkan sebuah persembahan khusus untuk mendiang Chester. Tapi, mereka pun masih merahasiakan seperti apa persembahan untuk Chester.

Item Fashion Unik dari Pepper Pear Institute

Pepper Pear Institute adalah brand fashion asal Bandung yang meresmikan nama mereka April tahun ini. Spesialisasi mereka adalah streetwear yang bisa dipakai kapan saja dan dibawa santai ke mana saja.

Disingkap Pppear, brand ini baru saja meluncurkan koleksi pertama mereka: ‘Volume 1’. Barang-barang streetwear yang terinspirasi dari berbagai macam seni salah satunya musik.

Ada banyak item di ‘Volume 1’ yang mungkin bisa loe coba. Mulai dari t-shirt, crewnecks, tote bags, topi, hoodie sampai windbreaker. Dengan desain yang original, Pppear bakalan masuk banget ke gaya loe.

Item Fashion Unik dari Pepper Pear Institute

Pppear ingin produk-produknya bisa mengekspresikan apa yang dirasakan banyak orang. Lewat desain dan tulisan-tulisan dalam item fashion mereka, loe bisa pilih deh mana yang sesuai dengan nuansa hati loe.

Dibanderol mulai Rp 50 ribu sampai Rp 285 ribu, loe bisa cek barang-barang keren dari Pppear lewat akun Instagram mereka di @p.p.pear. Untuk koleksi yang lebih lengkap dan informasi yang lebih banyak loe bisa kunjungi www.pppear.com.

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Banyak diantara lo pasti mempunyai atau sering memakai sneakers. Ya iyalah, sekarang kan lagi zaman banget ya bro. Tapi nih, kalo lo keseringan pakai sneakers kesayangan lo dan ditaruh begitu aja tanpa dirawat, pasti bakaln timbul bau yang enggak enak.

Nah, kalo udah bau, lo pasti bingung gimana cara ngehilanginnya. Kadang walaupun dicucipun, bau itu susah hilangnya. Sekarang lo enggak usah khawatir lagi soal itu bro. Gue akan kasih cara ampuh ngehilangin bau apek di sneakers lo itu.

Cuci pakai deterjen dan baking soda

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Kalo sneakers lo udah menimbulkan bau yang enggak sedap, mending buru-buru lo cuci. Tapi, cucinya enggak bisa asal-asalan aja nih. Lo harus memakai campuran deterjen dan baking soda saat mencucinya. Gue jamin, bau di sneakers lo pasti hilang.

Taburi bedak

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Terkadang ada nih sneakers yang enggak bisa dicuci. Oke lo enggak usah khawatir gue ada solusinya. Lo bisa menaburi bedak di bagian dalam sepatu. Kalo udah ditaburi, diamkan dulu selama 24 jam sebelum lo pakai itu sepatu. Hal ini penting buat ngehilangin bakteri penyebab bau sneakers lo.

Jauhi dari kelembaban

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Biar baunya enggak timbul lagi, usahakan bagian dalam sneakers lo terhindar dari kelembaban bro. Letakkan silica gel pas nyimpen sepatu biar bagian dalamnya tetap kering dan manja.

Semprot pewangi

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Inget bro, semprot pewanginya jangan pas lo mau pakai itu sneakers, tapi pas sesudah lo gunakan. Tujuannya, biar selama disimpan enggak nimbulin bau sepatu atau kaki yang tertinggal di sneakers lo.

Masukan kopi

Sneakers Lo Bau? Ini Cara Hilanginnya

Saat lo mau menyimpan sneakers, lo bisa memasukan kopi yang udah dibungkus dengan tisu ke dalam sneakers kesayangan lo itu.

Selasar Sunaryo, Tempat Nongkrong Berseni di Bandung

Jangan cuma nongkrong dengan nuansa yang mainstream aja bro. Cobain dong nongkrong dengan nuansa seni seperti di Selasar Sunaryo. Selasar Sunaryo Art Space merupakan sebuah bangunan art galery yang terletak di daerah Dago Pakar Bandung.

Awalnya tempat hangout ini digunakan untuk memajang karya seniman kenamaan Bandung yaitu Sunaryo. Tapi, saat ini tempat itu malah sering dipakai buat memamerkan karya-karya seniman baru atau yang telah terkenal.

Nah, yang menarik di sini ialah selain lo bisa melihat karya seni yang keren, lo juga bisa bersantai di sebuah cafe kopi yang bersebelahan dengan galeri seni tersebut. Kalo soal pemandangan, emang sih tempat ini enggak menyajikan sesuatu yang lebih dari cafe-cafe yang berada di kawasan Dago Pakar.

Tapi bro, kalo dari segi kenyamanan dan keunikan, tempat ini juara deh. Ya hal itu juga lah yang sengaja ditonjolkan di kafe ini. Letaknya yang berada di perbukitan Dago Bandung membuat suasana di cafe ini sangat sejuk.

Selasar Sunaryo, Tempat Nongkrong Berseni di Bandung

Selasar Sunaryo menyajikan berbagai macam makanan ringan (cemilan) dan berbagai macam minuman olahan kopi baik dingin atau panas. Kursi dan meja yang berderet seolah-olah mengundang anak muda hingga orangtua untuk berkumpul atau sekedar nongkrong sambil menikmati karya seni.

Di sini juga tersedia free WiFi bro. Jadi lo bisa ngehabisin waktu bersama laptop andalan lo di sini. Hal yang membedakan Selasar Sunaryo dengan cafe lain adalah jam operasionalnya.

Biasanya kan cafe pada umumnya berlomba untuk membuka kedainya sampai malam banget, namun tempat ini hanya buka hingga jam 6 sore saja untuk hari Senin hingga Kamis.

Khusus Jumat hingga Minggu buka sampai jam 9 malam. Enggak perlu khawatir tentang harga, karena menu-menu di sini hanya dibanderoll sekitar Rp 30 ribu – Rp 50 ribu, murah kan?

Selasar Sunaryo Art Space terletak di Jl. Bukit Dago Pakar Timur No. 100, Dago Pakar, Bandung.

Trending! Ada Kondangan Drive-Thru… Penasaran?

Video berdurasi 22 detik ini jadi trending. Padahal video ini cuma di dalam mobil aja lho ngambilnya tapi jadi trending.

Kejadiannya sih yang nuai banyak komen dari warganet nih. Pernah terpikir bahwa drive-thru juga bisa diaplikasiin saat datang ke hajatan alias kondangan?

Nah video ini ngebuktiin itu bisa. Kondangan Drive-Thru ada beneran bro.

Mobil yang ditumpangi sang perekam melalui jalanan yang sebagian lahannya dijadiin lahan hajatan. Nggak cuma lewat, ternyata mobil yang memang masuk tenda kondangan langsung berada di pinggir tepat pelaminan pengantin.

Buka kaca dikit, eh si penganten wanita langsung bersalaman dengan cewek yang duduk di bangku penumpang. Video ini diunggah oleh akun channel bernama Ali Sera.

Trending! Ada Kondangan Drive-Thru... Penasaran?

Di sana ada ‘transaksi’ tradisi amplop buat abis nikah tuh. Si cewek salaman sambil nyelipin amplop di tangan penganten cewek berbaju hijau.

Nggak lama kemudian, mobil ngeloyor tanpa makan sajian dan suguhan yang punya hajat. Video trending di Indonesia itupun menuai banyak ocehan netter.

“Gak punya etika.. emang McD!,” tulis Egi Khoiri7 nanggepin video trending nomor #4 di YouTube Tanah Air kita itu.

“menginspirasi ini, tidak masalah kok.,” tambah netizen Muhammad Sabiq7 yang menimpali netter sebelumnya.

Menurut lo gimana bro? Sayang nggak kasih amplop tapi nggak makan? Apa lo senyum-senyum sendiri abis nonton tayangannya jangan-jangan dan kepikiran ngelakuin hal yang sama.

Yang perlu diinget, nggak semua pelaminan sama persis dipinggir jalan kayak hajatan ini. Dan ada benernya itu nggak punya etika.

Lagi kan nggak ada yang tahu penumpang mobil yang ngelakuin kondangan ‘drive-thru’ itu beneran langsung cabut, atau malah turun parkir dan ngetawain bareng-bareng apa yang baru mereka lakukan bersama penganten kan.

Waduh, Gara-gara Film IT Para Badut Kehilangan Pekerjaannya

Udah pada nonton film IT yang terbaru belum? film yang menceritakan badut jahat itu udah keluar di bioskop tuh bro, yang belum nonton jangan lupa ya.

Film horror ini mengangkat cerita dari novel karangan Stephen King dan disutradari oleh Andres Muschietti.

Tapi nih, karena adanya film ini, badut-badut di seluruh dunia dicap jelek dan malah ditakuti oleh masyarakat. Sampai-sampai kepala Asosiasi Badut Dunia, Pam Moody angkat suara dan mengatakan kalau badut itu adalah sosok yang lucu, menghibur, menyenangkan dan baik.

Waduh, Gara-gara Film IT Para Badut Kehilangan Pekerjaannya

Enggak cuma itu, menurutnya enggak seharusnya badut itu ditakuti. Bahkan, gara-gara film itu para badut yang udah di-booking untuk menghadiri acara-acara, kontraknya dibatalkan mendadak. Alasanya karena masyarakat takut sama badut gara-gara film IT.

Sebenarnya sih tanpa adanya film IT emang udah banyak kok orang yang takut sama badut. Di Amerika Serikat aja, ada 12 persen orang dewasa yang takut akan badut.

Santai Sore Sambil Nikmati Sunset di Potato Head Bali

Kalo lo lagi berlibur di Bali, jangan lewatkan tempat hangout asik yang satu ini, Potato Head Bali. Tempat ini wajib lo kunjungi ketika lo mau melihat matahari terbenam atau sunset.

Terletak di Jl. Petitenget, Seminyak, Potato Head Bali menawarkan suasana vintage-modern yang kental banget. Kalo lo datang ke sini, lo akan lihat bangunan yang dihiasi oleh pemasangan yang enggak simetris dari ratusan jendela usang, memiliki pemandangan pantai Petitenget yang luar biasa.

Santai Sore Sambil Nikmati Sunset di Potato Head Bali

Potato Head Bali sendiri dibagi menjadi beberapa area, yaitu Bench, Bar Deck, dan Pool side. Tapi bro, karena pool side merupakan salah satu area dengan view terbaik, jadi lo akan dikenakan minimum pembelian sebesar Rp 500 ribu kalo lo mau duduk di area itu.

Suasana nyaman dan vintage sangat terasa karena penggunaan lantai kayu, penataan furnitur bergaya old-school, serta beberapa hiasan resto dengan sentuhan rustique. Potato Head Bali sendiri juga sering kedatangan guset DJ ternama dunia yang akan menemani malam lo.

Santai Sore Sambil Nikmati Sunset di Potato Head Bali

Makanan-makanan di sini enak-enak juga kok. Makanan utama yang menjadi andalan Potato Head Bali adalah Wagyu Beef Burger dan Philly Steak Sandwich. Sedangkan untuk minuman cocktail, Potato Head Bloody Mary dan Kookaburra. Harga yang ditawarkan untuk makanan dan minuman dimulai dari Rp 35 ribuan hingga Rp 600 ribuan.

MV Agusta Brutale Giacomo Agostini

Gampang sekali untuk bersikap sini mengenai karya builder motor. Mereka hampir selalu terlihat bagus, tapi sering sekali mengorbankan beberapa hal untuk mendapatkan estetika hanya untuk menjadi perbincangan di media.

Tapi selalu ada pembenaran untuk para seniman motor itu, seperti Arturo Magni. Sebelum berkomentar, lebih baik lihat dulu sejarah dari sang builder.

Selama bertahun-tahun, ia menjadi manajer tim MV Agusta. Di bawah asuhannya, ia berhasil menyusun serangkaian prestasi di dunia yang menakjubkan sepanjang 60 hingga 70’an.

Arturo memang ingin kembali fokus kepada MV Agusta dengan mengubahkan menjadi motor GP 500cc dari pabrikan asal Italia itu. Ia masih teringat dampak dari chassis hingga desain mesin yang membantu pembalap Giacomo Agostini menjadi kompetitif.

MV Agusta Brutale Giacomo Agostini

Tahun 1976, ia cabut dari MV Agusta lalu membangun perusahaannya sendiri yaitu Magni. Orientasinya tentu berbeda, Magni merupakan toko motor hingga menyiapkan berbagai modifikasi.

Pada 2015 Arturo Magni meninggal dunia, namun ia meninggalkan harta karun berupa chassis dan desain mesin. Usaha itu lantas diturunkan kepada Giovanni, yang juga sudah bertahun-tahun berada di balik bengkel.

“Kami memilih mesin MV Brutale 800cc tiga silinder karena itu mewakili sejarah ayah saya,” kata Giovanni.

MV Agusta Brutale Giacomo Agostini

Tentu sekarang sudah sedikit clear permasalahan dipilihnya model retro tersebut. Meski sebenarnya banyak juga yang dikorbankan dalam bentuk asli sesosok Brutale.

“Kami ingin menghasilkan motor yang tampak tua dan asli, tapi dengan mesin yang sama sekali baru dan bingkai dan suspensi modern,” tukasnya.