Jokowi Dan Suka Cita Tanpa Jeda Di Synchronize Fest 2017

Berlangsung selama tiga hari, hari kedua Synchronize Fest 2017 ternyata lebih ramai daripada hari pertama. Nggak hanya pentas musiknya yang dimulai lebih awal, yaitu pada pukul 14.00 WIB, tapi juga jumlah penonton yang lebih banyak. Mungkin karena hari kedua Synchronize Fest 2017 bertepatan dengan weekend, tepatnya Sabtu, 7 Oktober 2017.

Bangkutaman dan Feast tampil menjadi pembuka pada pukul 14.15 WIB. Masing-masing tampil di District Stage dan Lake Stage. Seterusnya, sejumlah musisi seru tampil bergantian di lima panggung yang berdiri di Gambir Expo, Kemayoran tersebut, mulai dari Float, Adhitya Sofyan, Rollfast, Jason Ranti, Hello Dangdut, Pee Wee Gaskins, hingga Indische Party.

Yang menarik dari gelaran Synchronize Fest 2017 hari ini adalah hadirnya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke festival musik ini. Kayaknya, presiden kita ini memang menaruh perhatian yang cukup besar pada industri kreatif dan budaya, salah satunya musik. Soalnya, Jokowi juga menyempatkan datang ke festival musik We The Fest pada Agustus 2017 lalu.

Bapak Jokowi datang dan menonton Ebiet G Ade serta Deadsquad. Ketika menonton Ebiet G Ade, Jokowi sempat terlihat mendendangkan lagu di tengah-tengah penonton yang sibuk meminta foto dan bersalaman dengannya.

Synchronize Fest 2017

“Saya agak shock sebenernya malam ini kedatangan Pak Jokowi. Ini kehormatan buat saya. Pak Jokowi apa kabar? Makasih pak,” kata Ebiet G Ade menyapa Presiden dari atas panggung.

Usia Jokowi pulang, Synchronize Fest hari kedua masih berlangsung seru. Sejumlah penonton tampak seperti pemuda yang tengah berkumpul menyerukan revolusi di panggung Forest Stage ketika Melancholic Bitch tampil.

Penampilan Jogja Hiphop Foundation, Pesta Rap Reunion, hingga Onar di hari itu pun tak kalah menarik. Menonton penampilan mereka rasanya seperti merayakan musik hiphop yang kini tengah naik daun.

Synchronize Fest 2017

Nggak heran penonton yang mungkin sebagian adalah penggemar musik rap ‘kaumnya’ Young Lex juga girang berdansa dengan alunan dari grup-grup hiphop tersebut.

Tony Q Rastafara, Fourtwnty, Burgerkill, Elephant Kind dan kehadiran band reggae yang telah sekian lama vakum, Steven and Coconutreez, turut membuat acara makin seru.

Synchronize Fest 2017

Synchronize Fest 2017 hari kedua ditutup oleh penampilan Diskoria di Gigs Stage dan Orkes Moral Pengantar Minum Racun di Dynamic Stage.

Ternyata goyang dangdut bisa jadi penutup hari yang sempurna dan pecah abis.

Kasus Judi Online di Kalideres Bernilai Rp 50 Juta/Hari Terungkap

Kasus perjudian poker terpercaya di 2 lokasi berbeda di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, terbongkar. Petugas Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kemudian menangkap dua tersangka berinisial JK dan SK atau Hans.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menjelaskan, kasus tersebut diungkap Unit IV Resmob yang dipimpin Kompol Teuku Arsya Khadafi. Mereka membongkar perjudian jenis togel atau toto gelap melalui medium internet di Taman Semanan Indah, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis 6 Agustus lalu.

“Dari tersangka JK, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit handphone E63 dengan sim card Indosat, 1 unit kalkulator, 1 buah buku rekening dengan atas nama JK dan 1 buah kartu ATM BCA. Dengan omzet perjudiannya mencapai Rp 50 juta per hari,” ucap Komisaris Polisi (Kompol) Arsya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (9/8/2015).

Pada hari yang sama, Tim Opsnal Unit V Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh Kompol Handik mengungkap perjudian online di Perum Taman Permata Palm, Kalideres, Jakarta Barat. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang tersangka SK atau Hans.

Handik mengatakan, modus yang dilakukan tersangka yaitu dengan menerima taruhan judi togel dan judi bola dari para pemain dengan cara memanfaatkan fasilitas pesan singkat atau SMS, telepon, serta user dari perusahaan judi Sbobet (www.sbobet.com) dan IBC (www.ibcbet.com). Adapun berdasarkan penelusuran Liputan6.com, kedua situs tersebut kini tidak bisa diakses lagi.

“Selanjutnya tersangka mengirimkan atau mempertaruhkan hasil judi togel dan judi bola dari para pemain kepada bandar judi dan penghitungan kalah atau menang penyelenggaraan judi tersebut dihitung secara langsung antara pemain dengan tersangka SK,” terang Kompol Handik.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 satu unit token key BCA, 1 buku tabungan BCA, 1 kartu ATM BCA, 1 unit kalkulator, 1 unit handphone dan 1 unit komputer Apple Macintosh. (Ans/Mut)

Polri Membidik ‘Penyuap’ Perwira Polda Jabar, Tentang Kasus Judi Online

Kasus suap judi pkrrepublik online yang menyeret dua perwira Polda Jabar, ‪AKBP MB dan AKP DS sebagai tersangka, terus ditelusuri. Kini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membidik 3 tersangka baru.

“Tersangka lain sudah jelas dari pemeriksaan saksi-saksi. Tersangka terlibat dari awal dua. Baru identifikasi tiga orang, tidak bisa sampaikan. Tiga orang tersangka baru lagi,” kata Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim, Kombes Yudhiawan, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/9/2014)

Dia mengungkapkan ada seseorang berinisial T yang diduga merupakan kunci dari kasus ini. T juga diduga merupakan bagian dari pemberi suap kepada dua perwira Ditreskrimum Polda Jabar itu.

“Akan kita dalami lebih lanjut sampai sejauh mana keterlibatannya. Identitas sudah diketahui, kunci dalam kasus ini. T, termasuk pemberi (suap),” ujar dia.

Meski identitas T sudah diketahui, namun pihaknya belum berhasil menangkap T yang kini masih buron. “kita koordinasikan ke imigrasi untuk mencari T,” papar dia.

Dalam kasus ini, AKBP MB dan AKP DS diduga menerima suap sebesar Rp 6,5 miliar dari orang berinisial AI, DT, dan T, bandar judi online. Kedua perwira ini, mendapat uang karena membantu membuka 18 nomor rekening ketiganya yang telah diblokir Direskrimum Polda Jabar pada 2013 lalu. ‬

Kini AKBP MB sudah dijebloskan kepenjara Bareskrim Polri sejak 12 Agustus 2014. Sementara AKP DS masih bebas menghirup udara segar sebab penyidik masih menunggu kelengkapan alat bukti.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena telah melanggaran UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana korupsi, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.‬

Jared Leto Nggak Pernah Nonton Penampilannya sebagai Joker

Sebagai aktor dan seniman, Jared Leto bisa dikategorikan perfeksionis. Itu makanya dia punya prinsip jika bicara soal hasil akhir sebuah karya.

Ternyata aktor yang juga frontman band 30 Second to Mars ini enggak pernah nonton hasil akhir dari film Suicide Squad. Padahal Jared memerankan salah satu karakter villain terkenal dalam dunia superhero.

“Saya pikir dengan menonton film Anda sendiri, itu bisa membuat Anda terlalu sadar akan sebuah proses. Anda menyukai apa yang Anda lakukan dan Anda cenderung mengulanginya, atau Anda tidak menyukainya, dan itu bisa membuat Anda sadar diri. Saya tidak yakin berapa keuntungan untuk saya. Tapi saya membaca naskahnya, jadi saya tahu apa yang akan terjadi,” kata Jared mengungkapkan alasannya.

Jared Leto Nggak Pernah Nonton Penampilannya sebagai Joker

Banyak pro dan kontra tentang gaya Jared Leto membawakan peran Joker. Tak sedikit juga yang membanding-bandingkan penampilannya dengan Heath Ledger, pemeran Joker dari trilogi The Dark Knight garapan Christopher Nolan.

Tapi komitmen Jared untuk peran Joker nggak perlu diragukan lagi. Dia siap membawa tokoh Joker versi baru menjadi salah satu villain yang diingat seperti warisan Heath Ledger.

Keren! Cowok Ini Ajak 67 Gurunya ke Luar Negeri

Wah ini patut dicontoh nih. Dari pada kita denger kisah dan berita soal murid yang kurang ajar sama gurunya ataupun orangtua yang laporin guru ke polisi karena enggak terima anaknya dihukum. Miris sih, soalnya mau seburuk apapun guru itu, pasti dia punya niat baik dan punya jasa besar dalam kehidupan lo.

Kisah seorang murid sukses asal Pekalongan, Jawa tengah yang mengajak guru SD, SMP dan SMA-nya piknik keluar negeri ini pasti bakalan menginspirasi lo buat menghargai dan menghormati guru-guru.

Jadi, ada seorang murid sukses bernama Fredy Chandra yang merupakan seorang pengusaha kabel fiber optik bawah laut. Nah, dia menggratiskan perjalanan 67 gurunya ke Malaysia dan Singapura!

Kisah itu diceritain sama salah satu guru Fredy di SMA Negeri 1 Pekalongan yang bernama Sulikin di blog pribadinya dengan judul ‘Muridku Gila’. Sulikin bercerita, Fredy yang merupakan alumni tahun 1993 datang ke sekolahnya dulu dan menemui beberapa orang guru yang mengajarnya dulu.

Awalnya Fredy kangen-kangenan gitu dulu lah sama gurunya. Namun, tiba-tiba Fredy bilang ke semua guru kalo dia pengen ngajak mereka jalan-jalan ke luar negeri.

Sulikin dalam hati menganggap kalo Fredy ini sedang ngelindur soalnya bayangin aja bro, enggak ada angin enggak ada hujan tiba-tiba Fredy nawarin semua guru jalan-jalan ke luar negeri.

Terus, Fredi ngeyakinin semua gurunya itu kalo keinginan dia mengajak ke luar negeri emang udah jadi keinginannya saat masa sekolah dulu. Dia dulu emang berjanji kalo udah sukses mau ngajak semua gurunya jalan-jalan ke luar negeri.

Yaudah deh, tiga bulan setelah pertemuan itu, Sulikin dan rombongan guru yang berjumlah kurang lebih 67 orang diberangkatkan ke Kuala Lumpur, Genting Island dan Singapura dengan fasilitas kelas satu.

Sulikin dan rekan guru lainnya mungkin enggak akan lagi mendapat murid yang seperti Fredy ini. Hanya doa dan ucapan terima kasih yang bisa mereka ucapkan. Mereka mendapat buah dari ilmu yang mereka bagikan.

Sebelum Upload Cover Lagu ke Youtube, Baca Ini Dulu!

Lo tau Is kan? itu loh vokalis Payung Teduh. Jadi baru ini doi curhat nih di Instagram. Lewat video 1 menitnya, Is curhat soal kecurangan pihak tertentu yang meng-cover lagu Akad dan dijual lagi di iTunes, Spotify, dan lain-lain tanpa izin darinya.

Sebelum Upload Cover Lagu ke Youtube, Baca Ini Dulu!

Nah, kalo lo pengen punya cover lagu terus di-upload ke YouTube ya sebenernya sah-sah aja. Tapi bro, ada beberapa hal yang harus lo pahami. Coba deh simak ulasannya di bawah ini.

 

Jangan Ubah Lirik

Jangan pernah ubah lirik lagu aslinya. Walaupun lagu itu buat salah satu gender, lo harus tetap nyanyikannya dengan apada adanya. Kalo lagu aslinya ditujukan buat “he”, ya jangan diubah jadi “she”. Lo harus sadar diri kalo lo itu cuma meng-cover lagu orang. Pendengar aslinya juga pengen lirik asli yang dinyanyiin, bukan lirik yang lo ubah itu.

 

Boleh Di-monetize, Tapi Ada Syaratnya

Lo boleh kok jual atau monetize cover lagu yang lo upload di YouTube. Tapi inget nih, harus ada lisensi atas hak mekanikal (mechanical rights). Itu adalah hak buat menggandakan, mereproduksi (termasuk mengaransemen ulang) dan merekam sebuah komposisi musik/lagu pada CD, kaset rekaman dan media rekam lainnya.

Selain itu, ada juga Hak Mengumumkan (performing rights), yaitu hak buat mengumumkan sebuah lagu/komposisi musik, termasuk menyanyikan, memainkan, baik berupa rekaman atau dipertunjukkan secara live (langsung), melalui radio dan televisi, termasuk melalui media lain seperti internet, konser live dan layanan-layanan musik terprogram.

Nah, royalti atas mechanical rights tadi, wajib lo bayar ke perwakilan komposer atau pencipta lagunya. Sederhananya sih sistem bagi hasil antara lo dengan pihak management band yang lagunya dicover.

 

Pendengar Lebih Suka Lagu Original Lo

Contohnya lo cover lagu Payung Teduh – Akad. terus band lo perform di acara musik dan main lagu itu, direkam masukin YouTube. Saat di tonton, ada banyak komen positif dan hasil cover band lo banyak yang suka. Terus, ada band yang lain lagi ikut-ikutan cover lagu Akad tapi pake style cover band lo.

Yaudah, lo cuma bagus dapat meng-cover aja. Tapi saran gue jangan sering-sering, yang ori bakal lebih ditunggu banyak orang loh bro.

 

Bikin cover versi lain

Lo pernah enggak kepikirian buat versi akustik dari sebuah lagu? Kalau mau iseng, ya coba aja search dulu satu lagu dengan versi akustik. Pasti banyak banget deh. Nah, kalo bisa lo bikin cover yang beda dari yang lain.

Keuntungan Judi Online di Papua Capai Rp 2 Miliar Sehari

Tim Cyber Crime Polda Papua bekerjasama dengan Interpol, untuk melacak server judi togel online yang berkembang di Timika, Provinsi Papua. Kabarnya server perjudian poker terpercaya tersebut berada di Jerman.

Kapoda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyebutkan dari keterangan tiga tersangka, SO alias GW, lalu LS alias BSG dan SS, jenis judi online yang dilakukan mengikuti Singapura, Hongkong dan Sydney. Permainan judi online dilakukan pada pukul 14.50 WIT, 08.50 WIT, dan 23.50 WIT setiap hari.

“Keuntungan judi ini per hari mencapai Rp 2 miliar. Ketiganya mengaku pendaftaran website judi online berasal dari Amerika. Bahkan, pelaku mendaftar dari nama seseorang di Amerika. Kami akan mendalami kasus ini secara prosedural dan profesional,” kata dia.

Polisi menduga judi online yang dilakukan, uangnya dapat ditransfer, lalu pelanggan mendapatkan user ID serta password dan nomor rekening yang harus dikirim. Artinya, perjudian online di Timika dilakukan secara teroganisir.

Ketiga pelaku yang diamankan dikenai Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Dalam kasus judi online ini, polisi menyita barang bukti puluhan kartu ATM dan kartu kredit, uang tunai Rp 82 juta, empat CPU komputer, seperangkat wifi, rekapan togel, kupon togel, buku cek giro serta catatan pengeluaran uang slip transfer uang dan pin token.

Ayah Pelaku Penembakan Las Vegas Adalah Perampok Bank Terkenal

Motif pelaku penembakan massal Las Vegas, Stephen Paddock (64), hingga kini belum terungkap. Laporan teranyar menyebut bahwa jumlah korban tewas dalam tragedi tersebut mencapai 59 orang, sementara 527 lainnya terluka.

Peristiwa penembakan Las Vegas terjadi pada Minggu 1 Oktober 2017 malam saat festival musik Route 91 dan permainan situs pkrrepublik tengah berlangsung.

Menurut Clint Van Zandt, mantan juru runding dan supervisor FBI, Paddock “tidak mencirikan” seorang pembunuh massal. Sosoknya disebut jauh lebih tua dibanding pembunuh massal pada umumnya dan pelaku diketahui tidak memiliki catatan gangguan kejiwaan.

“Tantangannya, saya tidak melihat indikator klasik sejauh ini yang mengarahkan pada dugaan tertentu,” ucap Van Zandt.

Meski demikian, aksinya menunjukkan bahwa pelaku telah merencanakan serangan setidaknya selama beberapa hari.

“Dia tahu apa yang ingin dilakukannya. Dia tahu bagaimana dia melakukannya dan sepertinya dia tidak berencana melarikan diri,” tutur Van Zandt seperti dilansir The Associated Press, Selasa (3/10/2017).

Walau Paddock tidak memiliki catatan kriminal, ternyata tidak demikian dengan ayahnya. Berdasarkan pengakuan Erick, adik pelaku, kepada The Orlando Sentinel, ayah mereka yang bernama Benjamin Hoskins Paddock merupakan seorang perampok bank terkenal.

Paddock Sr pernah berusaha menabrak agen FBI dengan mobilnya di Las Vegas pada 1960. Ia masuk dalam daftar sosok yang paling dicari setelah melarikan diri dari penjara federal di Texas pada 1968, kala itu Stephen Paddock masih remaja.

Stephen Paddock merupakan anak tertua dari empat bersaudara. Ia berusia 7 tahun ketika ayahnya ditangkap atas kasus perampokan. Seorang tetangga, Eva price, diketahui mengajak Paddock kecil berenang, sementara agen FBI menggeledah rumah keluarga tersebut.

Price mengatakan, kala itu kepada Tucson Citizen, “Kami berusaha agar Steve tidak tahu bahwa ayahnya ditahan sebagai seorang perampok bank. Saya tidak terlalu mengenal keluarga itu, tapi Steve adalah anak yang baik.”

Dalam poster yang dirilis FBI setelah Paddock Sr melarikan diri dari penjara disebutkan bahwa pria itu “didiagnosis sebagai psikopat”, “bersenjata dan sangat berbahaya”. Paddock Sr telah menjalani hukuman 20 tahun penjara atas serangkaian perampokan bank di Phoenix.

Paddock Sr tetap bertahan dalam pelariannya nyaris selama satu dekade. Ia hidup di Oregon dengan nama samaran. Penyidik menemukannya pada tahun 1978 dan yang bersangkutan meninggal pada 1998.

Danau Mistis dengan Air Berwarna Merah di Bengkulu

Bro, ternyata warna air di danau enggak semuanya identik dengan hijau dan biru. Enggak percaya? ada nih danau di pedalaman Bengkulu yang warna airnya bewarna merah darah dan berbau pandan saat malam hari.

Jadi, danau darah ini bernama Danau Merah Rimba Candi. Danau ini terletak di sekitar perbukitan Raje Mandare, perbatasan Pagaralam dan Kabupaten Kaur Propinsi Bengkulu.

Luas Danau Merah Rimba Candi sekitar 6 hektar. Kalo mau ke sini, lo akan menghabiskan waktu sekitar 1 hari perjalanan dari pusat kota. Kawasan ini ditemukan oleh beberapa warga yang lagi melakukan ekspedisi pada tahun 2010. Nah katanya, di sekitar danau dan kawasan hutan itu ada beberapa hewan aneh yang hanya ada di situ.

Danau Mistis dengan Air Berwarna Merah di Bengkulu

Contohnya kaya kelabang berukuran raksaka dengan panjang 50 cm dan lebar 30 cm, burung raksasa (masih belum diketahui jenisnya), sama kerbau dengan telinga yang penuh dengan sarang lebah.

Enggak cuma itu, selain danau ini bewarna merah tapi danau ini juga mempunyai bau yang sangat khas. Di siang hari, danau ini enggak ada bau apa-apaan nih. Tapi pas malam hari, tiba-tiba kawasan ini akan bau pandan.

Konon, daerah Rimba Candi ini adalah kawasan candi pertama di Sumatera. Kemudian datanglah rombongan Kyai Subroto untuk menyebarkan ajaran Islam. Namun masyarakat desa Rimba Candi menolak rombongan Kyai Subroto dan melawan mereka.

Nah munculnya danau darah ini katanya memiliki hubungan erat sama kejadian rombongan Kyai Subroto. Tapi enggak ada yang tahu dengan pasti soal kebenaran cerita ini sih.

Persembahan Terakhir Linkin Park untuk Chester Bennington

Janji Linkin Park kepada para penggemarnya akhirnya dipenuhi. Linkin Park bakal menggelar konser untuk mengenang sang vokalis, Chester Bennington.

Linkin Park rencananya menggelar konser spesial pada 27 Oktober mendatang. Mengambil tempat di The Hollywood Bowl, konser itu digelar untuk memberikan penghormatan kepada Chester.

Nantinya, bakal ada banyak musisi tamu yang ikut menyumbangkan suaranya di konser ini. Tapi untuk detail musisi yang akan ikut tampil, Linkin Park masih merahasiakannya.

Persembahan Terakhir Linkin Park untuk Chester Bennington

Tapi yang pasti, konsernya nanti menjadi penampilan pertama Linkin Park di atas panggung setelah kematian Chester. Sang vokalis sendiri ditemukan gantung diri di kediamannya pada 20 Juli lalu.

Animo para fans pun sepertinya sangat besar menyambut konser tersebut. Terbukti, tiket konser tersebut pun sudah ludes terjual dalam hitungan hari.

Selain konser, Linkin Park juga merilis ulang video klip dari ‘One More Light’. Di mana video klip tersebut secara khusus dipersembahkan untuk Chester.