Ketagihan Judi Online, Karyawan Minimarket Curi Uang di Tempat Kerjanya

Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsek Tanjungkarang Barat mengungkap kasus pencurian di toko Alfamart Jalan HOS Cokroaminoto, Enggal, pada 24 Juli 2017 lalu.

Hasil ungkap diketahui tersangka pencurian adalah M Syafei.

“Tersangka ini adalah karyawan Alfamart,” ujar Wakil Kapolsek Tanjungkarang Barat Ajun Komisaris I Ketut Sutika, Rabu (2/8/2017).

Polisi menangkap Syafei di sebuah tempat di daerah Kaliawi, Tanjungkarang Pusat.

Dari tersangka Syafei, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 3,8 juta, satu unit receiver dan tujuh slop rokok.

Kecurigaan polisi terhadap Syafei timbul ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pada saat olah TKP yang juga dihadiri Syafei kala itu, tidak ditemukan ada tanda-tanda kerusakan di toko dan juga brankas yang uangnya hilang.

“Dari situlah kami curiga pelakunya orang dalam,” kata Ketut.

Polisi lalu memeriksa para saksi yang menerangkan bahwa yang memegang kunci brankas dan orang terakhir yang berada di toko adalah Syafei.

Polisi akhirnya menangkap Syafei yang mengakui perbuatannya.

Ketut mengutarakan, Syafei mencuri ketika toko mau tutup. Syafei adalah karyawan yang dipercaya menjaga toko di saat tutup pada malam hari.

Pada saat toko akan tutup, Syafei datang lalu menuju ke lantai atas tempat brankas.

Ia memotong kabel receiver CCTV menggunakan gunting agar tidak terekam kamera CCTV.

Syafei dengan mudahnya membuka brankas karena memegang kunci. Ia lalu mengambil uang sebesar Rp 14,4 juta dan 15 slop rokok.

Keesokan harinya baru diketahui bahwa terjadi pencurian di toko Alfamart tersebut.

Pada saat itu Syafei masih masuk kerja dan ikut memberi penjelasan kepada polisi yang melakukan olah TKP untuk menghilangkan kecurigaan aparat.

Syafei mengakui baru sekali itu mencuri di tempat kerjanya. Itu ia lakukan karena kecanduan main judi online.

“Saya kalah main judi pkrrepublik online. Karena ketagihan dan tidak punya uang, makanya saya maling di tempat kerja,” ujarnya.(*)

Bendahara Ini Habiskan Uang Perusahaan Rp 5 Miliar Hanya untuk Main Judi Online

Seorang bendahara di sebuah perusahaan pengembang perumahan ditangkap oleh jajaran personel reskrim Polres Sleman belum lama ini.

Tersangka diduga menggelapkan uang perusahaan hingga mencapai miliaran rupiah.

Adapun tersangka Arif Hidayat (26) warga Purbalingga, Jawa Tengah, ketahuan menggelapkan uang setelah pihak perusahaan melakukan audit.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudi Satria mengatakan pelaku ini diberi kepercayaan untuk memegang cek perusahaan.

“Tapi kepercayaan itu malah disalahgunakan, pelaku memalsukan tanda tangan direktur utama, dan menarik sejumlah uang dari bank untuk kepentingan pribadinya sendiri,” jelasnya, Senin (7/8/2017).

Selama kurun waktu dua tahun ia sudah menggerogoti uang perusahaan tempat ia bekerja hingga merugi hingga Rp 5,1 miliar.

Dari pengakuannya, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadinya, yakni untuk membeli barang-barang perlengkapan rumah dan elektronik seperti AC, TV LED, laptop dan banyak lainnya.

Ia juga menggunakan uang itu untuk bersenang-senang dan dihabiskan untuk judi agen poker online.

“Dari penelusuran kami, dari perbuatannya ia bahkan bisa mendirikan showroom motor di Purbalingga, di sana kami menemukan ada delapan motor dijual,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are menjelaskan, tersangka ini menarik uang di bank dengan alasan untuk kebutuhan kantor, semisal untuk membeli bahan material.

“Tersangka melanggar pasal 263 KUHP tentang pemalsuan, pasal 374 tentang penggelapan, dan kami juga menjeratnya dengan Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang money laundry dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tandasnya. (*)

Harap-harap Cemas Reuni Padi

Bagi para penikmat musik yang besar di era 90-an rasanya udah kangen banget sama grup band Padi. Grup band asal Surabaya itu sukses mencuri perhatian lewat hits-hits terbaik.

Diawali lewat ‘Sobat’, Padi konsisten mencetak hits-hita di era 90-an hingga 2000-an awal. Total udah ada 5 album yang dirilis oleh Padi.

Dimulai dari ‘Lain Dunia’ (1999) hingga koleksi terakhir adalah ‘Tak Hanya Diam’ yang dirilis pada 2007 lalu. Usai merilis album terakhirnya, nama Padi pun kian lama semakin tenggelam.

Hingga keputusan vakum akhirnya diambil sepanjang beberapa tahun belakangan. 3 personel Padi seperti Fadly, Yoyo dan Rindra memutuskan untuk membentuk Musikimia.

Sedangkan Ari memilih berada di balik layar dan Piyu dengan proyek solonya. Dorongan untuk reuni pun nggak pernah berhenti terdengar untuk Padi.

Kadang Padi pun nampak pasrah dan pasif jika bicara reuni. Hingga kode demi kode seperti menjurus ke arah yang dinantikan.

Dimulai dari statement Fadly saat manggung bersama Musikimia beberapa waktu lalu. Fadly saat itu secara iseng membawakan intro dari hits Padi ‘Mahadewi’ dan memberikan statement yang cukup membuat rasa penasaran timbul.

“Salah ternyata lagunya, tahun depan ya,” ucapnya sambil menyimpulkan senyumnya dan dibalas sorak penonton.
Harap-harap Cemas Reuni Padi

Dan, teranyar adalah Yoyo yang mencoba kasih kode. Ia memposting sebuah foto siluet 5 pria dengan tulisan ‘The Boys Are Back!’ di akun Facebook pribadinya.

Tentunya postingan itu kayak kode keras yang membuat para penikmat musik harap-harap cemas. Dan kini hanya waktu yang akan menjawab nasib masa depan Padi.

Kisah Astronot Perempuan yang Tinggal 9 Bulan Lebih di Luar Angkasa

Bro, tau enggak kalo baru ini Astronaut Badan Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Peggy Whitson dan dua kru rekannya melakukan pendaratan parasut di Kazakhstan? pasti banyak yang belum tau.

Para astronot itu lama banget loh di luar angkasa. Hal itu mengakhiri total karier 665 hari di orbit dan mencatatkan rekor di Amerika Serikat.

Whitson mengakhiri masa tinggal sembilan bulan lebih di Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS), laboratorium riset senilai USD 100 miliar yang terbang sekitar 400 kilometer di atas Bumi.

Walaupun lama di luar angkasa, tapi Whitson senang banget. Ahli biokimia itu malah merasa puas dengan kerjaannya walaupun jauh dari keluarga dan teman-temannya.

Kisah Astronot Perempuan yang Tinggal 9 Bulan Lebih di Luar Angkasa

Emang ngapain aja sih Whitson di luar angkasa? jadi Whitson dan rekannya melakukan eksperimen-eksperimen, termasuk studi mengenai jaringan paru dan sel-sel tulang berkanker.

Enggak cuma itu, Whitson juga menyelesaikan empat kali kegiatan di luar pesawat antariksa, menambah enam pesiar di luar angkasa yang sebelumnya dia lakukan, untuk mencatat rekor waktu terlama yang dihabiskan perempuan di luar pesawat antariksa.

Dua rekan kru yang meluncur dengan Whitson pada November sudah kembali ke Bumi tiga bulan lalu.

Jadi, Whitson tinggal di antariksa untuk mengisi kekosongan setelah Rusia mengurangi staf ISS dari tiga menjadi dua kosmonaut.

Ia kembali ke Bumi bersama dengan Jack Fischer, yang juga bekerja untuk National Aeronautics and Space Administration (NASA), dan kosmonaut Rusia Fyodor Yurchikhin, yang sudah berada di antariksa sejak Juni. Kapsul Soyuz kru Rusia mendarat di Kazakhstan pukul 21.21 EDT pada Sabtu.

Saat ini, dia ingin menghabiskan waktunya untuk bertemu dengan teman-teman dan keluarganya. Ya iyalah bro, dia kerjanya jauh banget! tapi kerjaan dan usahanya demi manusia di bumi patut dicontoh.

Duka Suporter, Duka Timnas Indonesia

Suporter yang tewas usai menyaksikan laga persahabatan kontra Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi benar-benar membuat duka mendalam. Ini sekaligus membuat semua pihak geleng-geleng kepala.

Gimana nggak, seharusnya kejadian naas yang menimpa fans timnas bernama Catur Yulianto ini nggak perlu terjadi.

Duka Suporter, Duka Timnas Indonesia

Security Officer Pertandingan Timnas Indonesia vs Fiji, Nugroho Setiawan mengatakan Catur meregang nyawa usai terkena petasan yang dinyalakan oknum suporter lainnya di tribun selatan stadion.

Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Konyolnya petasan itu dinyalakan ketika laga yang seri itu sudah resmi disudahi.

Pihak PSSI mengecam tindakan suporter yang menyalakan petasan usai pertandingan Timnas Indonesia vs Fiji.

“Kami dari PSSI, Panpel, kami akan menemani korban hingga ke pemakaman. Kami berbela sungkawa kepada keluarga korban. PSSI bertanggung jawab atas insiden ini,” kata Tisha selaku Sekjen PSSI.

PVMBG: Indikasi Letusan Gunung Agung Sudah Terlihat

PVMBG: Indikasi Letusan Gunung Agung Sudah Terlihat – Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan, indikasi akan terjadinya letusan gunung Agung sudah terlihat. Hal tersebut ditandai dengan gempa yang terus dirasakan sampai ke pos pantau, asap yang mulai terlihat di puncak Gunung Agung serta aktivitas kegempaan vulkanik dangkal dan dalam yang makin tinggi. “Potensi meletus besar dan belum ada tanda menurun,” kata Kasbani di Pos Pantau Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Senin (25/9/2017).

Gejala-gejala tersebut merupakan karakteristik khas Gunung Agung sebelum terjadinya erupsi. Menurut dia, secara instrumen tidak ada pembanding. Gunung Agung, menurut dia, dapat dipastikan akan meletus jika telah muncul gempa tremor yaitu gempa permukaan berskala kecil yang terjadi secara terus-menerus. Sampai Senin siang, seismograf memang belum mendeteksi adanya gempa tremor. Walau demikian, pergerakan magma terus mendekati permukaan. “Kalau gempa tremor berarti letusan tinggal menunggu hitungan menit atau jam. Potensinya besar, makanya perlu diantisipasi kawasan rawan bencana untuk menghindari korban,” kata Kasbani.

Serangan Harimau Begal Mengakibatka Harimau Putih Meninggal

Harimau Putih Meninggal Akibat Serangan Harimau BengalSerangan Harimau Begal Mengakibatka Harimau Putih Meninggal – Seekor harimau putih bernama Shreyas meninggal setelah diserang tiga harimau Bengal lain. Hal itu terjadi karena petugas kebun binatang lupa menutup pagar pembatas antarkandang di Kebun Binatang Bannerghatta Biological Park, Karnatka, India, Minggu, 17 September 2017. Harimau putih yang berusia sembilan tahun ini mencoba melawan sekelompok harimau Bengal itu, tapi dia terluka parah sebelum berhasil melarikan diri.

Shreyas melarikan diri ke kandang lain bersama seekor harimau putih lain bernama Amar, yang menderita luka di rahang dan kaki, tapi selamat dari serangan itu. Sayangnya, keesokan harinya Shreyas tewas setelah penganiayaan yang dialaminya kemarin. Sebuah rekaman di kebun binatang tersebut memperlihatkan petugas kebun binatang berusaha mengalihkan perhatian harimau Bengal.

Mereka membunyikan klakson mobil dan berteriak-teriak, tapi harimau Bengal yang lebih besar menggigit dan melukai harimau putih. Penyidikan untuk mengetahui penyebab tragedi ini pun telah dimulai. Mewakili pemerintah, Kepala Konservasi Hutan C. Jayaram mengatakan, Selain itu, kami juga telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan semacam ini dapat terjadi. Hal ini tidak boleh terulang kembali dan orang-orang yang lalai harus dihukum. Kedua harimau Bengal dalam kondisi aman dan telah diobati. Harimau putih Bengal merupakan salah satu spesies langka dengan populasi hanya sekitar 200 ekor di seluruh dunia.

Berani Gigit Penculik, KPAI Puji Siswi SDN 01

Berani Gigit Penculik, KPAI Puji Siswi SDN 01Berani Gigit Penculik, KPAI Puji Siswi SDN 01 – Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Rita Pranawati memuji tindakan PI, siswi SD Negeri 01 Tanjung Duren Selatan Pagi, Jakarta Barat, yang berani menggigit tangan penculik yang hendak memaksanya masuk ke dalam mobil warna hitam pada hari Senin (11/9/2017), lalu. Berkat keberaniannya membela diri, PI berhasil lolos dari cengkeraman penculik. “Menurut saya anak itu pemberani,” kata Rita kepada Suara.com, Kamis (14/9/2017). Rita menambahkan keberanian PI melawan penculik menunjukkan kalau anak ini dibekali pengetahuan yang baik untuk menghadapi situasi darurat.

“Bisa sampai berani. Itu punya bekal bagus,” kata Rita. Rita mengatakan tindakan PI patut dicontoh oleh anak-anak sekolah lain, juga orangtua dan pengelola sekolah. Orangtua dan pengelola sekolah, kata Rita, mesti bekerjasama untuk senantiasa memberikan pengetahuan kepada anak-anak untuk menghindari penculikan. “Itu mesti jadi pembelajaran semua,” kata Rita. Rita menekankan pentingnya anak dibekali pengetahuan memadai karena seringkali mereka gampang dipengaruhi orang asing.

“Kan kadang gini, ada orang asing yang ngajak selfie di dekat sekolah. Saya pernah temukan kasus itu. Setelah selfie, lalu ngajak pergi. Nah, pengalamn seperti ini harus dijelaskan ke anak agar tidak mudah ikut orang tak dikenal,” kata dia. Rita mengatakan para predator anak sangat paham apa yang diinginkan anak sehingga mereka menjadi lebih gampang mendekati mereka.

“Orang-orang itu kan tahu cara menaklukkan anak. Jadi, anak mesti dibekali pengetahuan jangan mudah percaya. Kalaupun pun kepingin dengan barang yang diiming-imingi oleh orang tak dikenal, harus mikir dulu,” kata Rita.